Kamis, 13 Juni 2019

Sahabat Sejati


“Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabanya. Kamu adalah sahabat-Ku…” (Yohanes 15:13-14a)

       Saya memiliki seorang sahabat karib yang telah saya kenal dari kecil. Kami berdua memiliki banyak pengalaman bersama, yaitu: pergi sekolah bersama, bermain dan bercerita. Ketika  melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, komunikasi kami menjadi terbatas dan kami sudah sangat jarang bertemu. Nanti ketika libur semester, barulah kami bisa berjumpa. Saat ini kami semakin jarang bertemu, karena masing-masing dari kami sudah bekerja.

Tuhan memberikan banyak orang sahabat karib yang bahkan lebih dekat dari saudara kandung. Saya berharap Anda juga memilikinya. Akan tetapi semua sahabat kita tak dapat terus ada di dalam setiap keberadaan kita, oleh karena keterbatasan mereka. Hanya Yesus sajalah yang dapat menjadi sahabat setia saya dan Anda. Yesus selalu ada disetiap waktu dan berjanji tak akan membiarkan dan meninggalkan kita (Ibrani 13:5c). Yang menjadi pertanyaan, sudahkah kita menjadikan Yesus sahabat ? ataukah Yesus masih menjadi pribadi yang asing dalam hidup kita.

Hal yang perlu kita ingat, tidak ada kasih yang lebih besar daripada seorang sahabat yang memberikan nyawanya bagi kita. Satu-satunya sahabat yang melakukan hal demikian adalah Yesus. Yesus memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. Hanya Yesus yang layak dan pantas disebut sahabat sejati. Sukacita besar karena Ia mengangap Saya dan Anda sebagai sahabat-Nya.




0 komentar:

Dí lo que piensas...