Sabtu, 15 Juni 2019

Pacarku Sahabat Doaku

"Karena itu, hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan supaya kamu sembuh. Doa orang benar yang dinaikkan dengan sungguh-sungguh, sangat besar kuasanya." (Yakobus 5:16 - AYT)

Pada umumnya orang yang sedang pacaran menganggap pasangannya sebagai objek dari tindakan kasih. Artinya seseorang akan memberikan perhatian dan perlakuan khusus kepada pacarnya tersebut. Tetapi tahukah kita bahwa efek dari hubungan yang seperti ini hanya akan memberikan ketergantungan pasangan terhadap perlakuan kita. Ketika kita tidak memperlakukannya seperti biasa maka mudah baginya untuk tidak mencintai/mengasihi kita. Oleh karena itu jangan jadikan hal seperti ini sebagai dasar utama dalam membangun hubungan.

Saya meyakini bahwa dasar terbaik dari sebuah hubungan bukan perlakuan dan perhatian khusus kita terhadap pasangan tetapi kasih kita kepada Tuhan. Jika kita memang benar-benar mengasihi Tuhan, maka kita akan menunjukkan kasih yang tulus terhadap pasangan kita termasuk perhatian dan tidakan kasih terbaik. Karena di dalam proses pendewasaan hubungan pasti akan mengalami dinamika. Kita pasti akan merasakan kesedihan tetapi juga kebahagiaan. Jadi letakkan dasar hubungan pada sesuatu yang kokoh yaitu kasih Allah.

Menurut saya "Pacar adalah sahabat doa". Ketika dua orang sepakat untuk saling mendoakan, maka di dalamnya akan ada kasih yang mesra. Kasih yang mampu mengampuni ketika disakiti, kasih yang mampu berbagi di kala suka maupun duka. Kasih yang membuat kita berkomitmen untuk bertahan dan setia. Bukankah luar biasa menjadikan pacar kita sebagai sahabat doa ? "Pacarku sahabat doaku" !

Soli Deo Gloria.


0 komentar:

Dí lo que piensas...