"Karena itu, hendaklah kamu saling
mengaku dosamu dan saling mendoakan supaya kamu sembuh. Doa orang benar yang
dinaikkan dengan sungguh-sungguh, sangat besar kuasanya." (Yakobus 5:16 -
AYT)
Pada umumnya orang yang sedang pacaran menganggap pasangannya
sebagai objek dari tindakan kasih. Artinya seseorang akan memberikan perhatian
dan perlakuan khusus kepada pacarnya tersebut. Tetapi tahukah kita bahwa efek
dari hubungan yang seperti ini hanya akan memberikan ketergantungan pasangan
terhadap perlakuan kita. Ketika kita tidak memperlakukannya seperti biasa maka
mudah baginya untuk tidak mencintai/mengasihi kita. Oleh karena itu jangan
jadikan hal seperti ini sebagai dasar utama dalam membangun hubungan.
Saya meyakini
bahwa dasar terbaik dari sebuah hubungan bukan perlakuan dan perhatian khusus
kita terhadap pasangan tetapi kasih kita kepada Tuhan. Jika kita memang
benar-benar mengasihi Tuhan, maka kita akan menunjukkan kasih yang tulus
terhadap pasangan kita termasuk perhatian dan tidakan kasih terbaik. Karena di
dalam proses pendewasaan hubungan pasti akan mengalami dinamika. Kita pasti
akan merasakan kesedihan tetapi juga kebahagiaan. Jadi letakkan dasar hubungan
pada sesuatu yang kokoh yaitu kasih Allah.
Menurut saya
"Pacar adalah sahabat doa". Ketika dua orang sepakat untuk saling
mendoakan, maka di dalamnya akan ada kasih yang mesra. Kasih yang mampu
mengampuni ketika disakiti, kasih yang mampu berbagi di kala suka maupun duka.
Kasih yang membuat kita berkomitmen untuk bertahan dan setia. Bukankah luar
biasa menjadikan pacar kita sebagai sahabat doa ? "Pacarku sahabat
doaku" !
Soli Deo Gloria.


0 komentar:
Dí lo que piensas...