Pada suatu masa, lahirlah seorang
anak perempuan yang diberi nama Cinta. Setahun kemudian ditempat yang lain,
lahirlah seorang anak laki-laki yang diberi nama Kisah. Mereka berdua terlahir
dengan nilai dan latar belakang keluarga yang sangat berbeda. Mereka pun terus
bertumbuh dalam lingkungan keluarga masing-masing sampai mereka menjadi dewasa.
Suatu ketika waktu mempertemukan mereka, dalam sebuah momen yang sangat
berharga. Komunikasi mereka pun terus berlanjut, sampai suatu saat mereka
memutuskan untuk menjalin sebuah hubungan. Setahun telah berlalu, sebelum
menikah Kisah memiliki kerinduan dalam dirinya untuk mengabdi bagi Bangsa dan Negara.
Cinta dalam pergumulannya akhirnya mengijinkan Kisah untuk pergi. Cinta
mengatakan kepada Kisah “Berjanjilah untuk tidak menjadi orang lain, akupun
berjanji untuk menunggumu dengan setia”. “Waktu telah memisahkan kita, maka
waktu juga yang akan mempertemukan kita kembali”.
Hari keberangkatan pun telah tiba,
Cinta mengantar kepergian Kisah untuk sebuah misi yang mulia. Namun akankah
semua janji yang telah terucap dipegang teguh? Mampukah Cinta dalam kesendiriannya
tetap bertahan dan setia? dan apakah Kisah tetap berpegan teguh pada
komitmennya? Semua ada dalam kuasa sang pencipta. Kedua hati yang telah
dipersatukan secara ajaib, tentu jika sang pencipta berkenan maka yang terpisah
itu akan dipersatukan kembali.
Puisi:
KISAH dan CINTA
Kisah, kau ada karena sebuah alasan
Bagimu hidup adalah dedikasi untuk sebuah perjuangan
Hatimu terisi dengan tekad sekeras batu berlian
Kau yang mengatakan hidup hanya sekali,
maka mendapatkan cinta sejatipun hanya sekali.
Cinta, kau mengatakan waktu adalah pemisah
maka waktupun adalah pertemuan
Namun, akankah kau tetap setia?
Mungkinkah kesendirianmu tidak akan melunturkan janjimu?
semoga saja Kisah dan Cinta dipertemukan kembali menjadi:
KISAH CINTA SEJATI.
