Senin, 03 Juni 2019

Hanya Dekat Allah Saja Aku Tenang


"Hanya dekat "Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku" (Mazmur 62:b)

    Hidup ini terasa tidak berarti dan tak berpengharapan ketika jauh daripada Engkau ya Tuhan. Terasa sum-sum tulang menusuk amat perih, membuat tubuhku menggigil. Perasaan marah dan benci sedang mengintip, mencari waktu untuk menguasai jiwa yang lemah ini. Ya Tuhan, bukankan hari-hari tanpa-Mu seperti hari-hari tanpa kehidupan ?

Benar kata pemazmur "Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu daripada seribu hari di tempat lain" (Mazmur 84:10a). Karena ketenangan jiwa adalah ketika dekat dengan Allah. Oleh karena itu Alkitab juga mengatakan "Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku".

Kini ku mengerti lebih baik menderita karena Kristus daripada menyenangkan manusia. Keinginan untuk menyenangkan orang lain merupakan belenggu yang merusak. Sebenarnya dasar yang kita letakkan untuk mengasihi dan membahagiakan orang lain seharusnya bukan manusia tetapi Allah. Alkitab dengan tegas mengatakan "Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus" (Galatia 1:10).

Soli Deo Gloria.

1 komentar:

FJournal

Luar biasa Idul, dalem sekali tulisan ini. Semangat, terus lanjutkan membuat tulisan yg keren dan menginspirasi banyak org... God bless

Dí lo que piensas...