Sabtu, 01 Juni 2019

Promise


"Lebih baik engkau tidak bernazar dari pada bernazar tetapi tidak menepatinya." (Pengkhotbah 5:5)

      Janji adalah komitmen iman yang paling kuat. Tetapi janji juga bisa menjadi belenggu yang sangat mematikan. Seseorang yang berani berjanji seharusnya mengerti arti janji. Janji bukanlah sekedar susunan dari 5 huruf yang membentuk sebuah kata sehingga bisa seenaknya digunakan. Janji akan menunjukkan siapa kita. Manusia sering berjanji dan sering kali juga tidak ditepati.

Janji manusia semu dan fana. Janji Allah kekal dan abadi. Oleh karena itu hanya komitmen janji Allah sajalah yang akan memampukan kita menepati janji kita terhadap sesama.  Jika kita belum mengerti janji Allah, maka kita tidak mungkin bisa setia dan bersungguh-sungguh melaksanakan apa yang kita sudah katakan. Karena manusia tidak setia sedangkan Allah setia. Alkitab mengatakan "jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya." (2 Timotius 2:13). Dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan (Roma 4:21). Dia berjanji bahwa kita tidak akan pernah sendirian. Allah akan memampukan kita menepati janji, baik terhadap Tuhan maupun sesama.

Soli Deo Gloria.

0 komentar:

Dí lo que piensas...