“Oleh
karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan
Aku ini mengasihi engkau…"(Yesaya 43:4a)
Setiap orang harus menghargai keberadaan dirinya. Bukan untuk
mengagungkan diri sendiri, melainkan mensyukuri akan kehidupan yang Tuhan
berikan kepada kita. Tuhan menciptakan setiap manusia dengan sangat unik. Dari
sekian milyar manusia di bumi, tak ada satupun manusia yang diciptakan dengan
karakteristik yang sama persis. Bahkan saudara kembar sekalipun meski memiliki
penampilan fisik yang sama, namun kepribadian atau karakter mereka pasti
berbeda. Oleh karena itu hargailah keberadaan kita.
Mengapa kita harus menghargai keberadaan diri ? karena Allah
menghargai Anda dan saya. Kalau kita bisa menghargai keberadaan diri,
kemungkinan besar juga kita akan menghargai keberadaan orang lain. Ada tiga
prinsip penting agar kita dapat menghargai keberadaan diri sendiri dan orang
lain.
Kita harus
mengenal Sang Pencipta. Allah
Tritunggal adalah pencipta. Tak ada satupun manusia yang dapat mendefinisikan
dengan baik dan komprehensif keberadaan kita selain Allah itu sendiri. Melalui
Yesus Kristus yang adalah inkarnasi Allah, kita mengerti keberadaan kita.
Menerima Yesus Kristus
secara pribadi. Yesus Kristus adalah
wujud dari gambar Allah yang sejati. Pada dasarnya gambar diri
manusia telah rusak oleh dosa, sehingga sikap rendah diri yang berujung pada
tidak menghargai diri sendiri merupakan dampak dari dosa. Hanya Yesus Kristus
yang dapat memulihkan gambar diri yang rusak itu.
Bersedia dipenuhi dan
dipimpin oleh Roh kudus. Dunia
ini menawarkan begitu banyak kenikmatan yang semu. Akan tetapi Roh
kudus menuntun kita, pada semua kebenaran Allah yang kekal. Ketika kita
bersedia dipenuhi dan dipimpin oleh Roh kudus, kehidupan kita akan penuh dengan
buah dari Roh Kudus. Allah menghargai saya dan Anda, oleh karena itu Anda juga
harus menghargainya.
Soli Deo Gloria.


0 komentar:
Dí lo que piensas...