Selasa, 03 September 2019

Kesaksian Hidup Setiap Hari


"Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” (Galatia 2:20)

        Ketertarikan seseorang akan kebenaran mendorong orang itu bertanya dan belajar dengan lebih mendalam mengenai firman Tuhan. Hari ini saya melihat hal tersebut melalui seorang penjaga sekolah dan seorang guru. Saya memiliki kesempatan berdiskusi banyak hal dengan mereka. Mereka tidak hanya tertarik membahas tentang pendidikan, tetapi mereka juga tertarik berdiskusi tentang kehidupan orang kristen.

        Saya teringat satu kalimat penting yang mengatakan “kehidupan yang di dalamnya ada Kristus adalah kehidupan yang sesungguhnya”. Itu berarti, ketika Kristus ada di dalam seseorang maka hidupnya bisa menjadi model/contoh bagi banyak orang. Sebaliknya jika hidup tidak didasari pada kebenaran ini, maka kehidupannya hanya menjadi beban dan batu sandungan bagi orang lain. Maka penting mengetahui identitas orang kristen sebagai garam dan terang bagi dunia. Karena dengan menerangi kegelapan dan memberikan rasa yang berbeda pada setiap kehadiran kita, maka nama Kristus pasti dimuliakan. Tuhan Yesus, saya berdoa dan berkomitmen untuk tidak mempermalukan Engkau dengan menjadi celaan bagi orang lain. Melalui cara hidup, pola berpikir, kata-kata dan juga tindakan, kiranya saya bisa membawa perubahan ditempat saya bekerja dan melayani.

Soli Deo Gloria.

0 komentar:

Dí lo que piensas...