Kamis, 25 Juli 2019

Transformasi

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
(Roma 12:2)

Ketika saya melihat seekor ulat yang hidup di atas ranting pohon atau di atas dedaunan, saya menganggap ulat tersebut lemah, tidak indah dan hanyalah salah satu jenis hama pada tumbuhan. Tetapi ketika ulat tersebut telah berubah menjadi kepompong dan kemudian menjadi seekor kupu-kupu, wahh. Ternyata sangat mengagumkan keindahan dan kemampuannya. Ulat yang tadinya terlihat tidak elok, kini berubah menjadi seekor kupu-kupu yang cantik dengan warna-warni pada sayapnya. Dia yang dulunya diangap lemah kini memiliki kemampuan untuk bisa terbang kesana kemari. Proses dari ulat menjadi kupu-kupu ini dinamakan proses transformasi (metamorfosis).

Proses transformasi ini seharusnya juga terjadi dalam diri manusia. Saya dan Anda harus mengalami transformasi. Transformasi yang dimaksud mencakup seluruh aspek kehidupan, baik perubahan cara pandang (Worldview), perubahan sikap (Attitude), dan juga perubahan kerohanian (Spiritual). Semua hal ini menuju kepada keserupaan akan Kristus. Sehingga dalam kehidupan, setiap orang yang berjumpah dengan kita dapat melihat cahaya kemuliaan Allah (Matius 5:16).

Soli Deo Gloria.

0 komentar:

Dí lo que piensas...