“Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya…” (Amsal 11:24a)
Kaya tidak selalu berkaitan dengan harta dan kekayaan. Kaya dalam hal ini lebih kepada memperoleh hikmat atau kebijaksanaan, nama baik, dan kasih orang terhadap kita. Orang yang berhikmat atau bijaksana tidak memusingkan diri dengan hal-hal yang semu seperti harta dan kekayaan. Salomo ketika meminta sesuatu kepada Allah, ia meminta hikmat untuk menimbang segala perkara (inilah pengertian dan kebijaksaan salomo). Harta dan kekayaan bisa dicuri orang, atau bahkan lenyap karena bencana. Hikmat atau kebijaksaan tidak akan pernah bisa diambil orang. Hikmat dan kebijaksanaan, dapat membantu banyak orang. Ini adalah sebuah pemberian yang sangat bernilai.
Raja Salomo juga menuliskan sebuah amsal lain yang menegaskan bahwa nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar dan dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. Ketika harta dan kekayaan bukan menjadi hal utama di dalam hidup, maka memberikan harta dan kekayaan kita kepada orang lain bukanlah masalah besar. Orang yang banyak memberi adalah mereka yang hidup ber-kelimpahan. Orang yang banyak memberi adalah mereka yang selalu akan bersyukur. Inilah kekayaan yang terus bertambah bagi orang yang banyak mem-beri, yaitu: nama baik dan kasih orang terhadapnya. Berilah apa yang ada padamu jangan menunggu ketika banyak harta.
Soli Deo Gloria
by. I.Y.K


1 komentar:
Soli Deo Gloria, trimakasih untuk tulisan ink kak
Dí lo que piensas...