Minggu, 02 Februari 2020

Mantapkan Langkah Pertama

“Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang”.
(Amsal 23:18)

Saya mengenal seorang anak muda yang telah menginspirasi banyak orang. Sebelum ia menjadi seperti saat ini, dimasa mudanya ia pernah melalui masa hidup yang kelam. Dia pernah menjalani kehidupan jalanan yang penuh kekerasan. Ia juga sempat merasakan jeruji besi karena kehidupannya itu. Sampai kemudian, sakit membawanya pada sebuah kehidupan yang mengubahkan. Ia mengalami kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya. Kecelakaan itu telah meninggalkan sebuah kenangan yang tak terlupakan pada salah satu anggota tubuhnya. Tapi singkat kata, itulah awal dimana ia bisa merasakan hidup yang sebenarnya.

Saat ini, sosok anak muda itu telah memberi dampak positif bagi banyak orang.  Ia telah meluangkan waktunya untuk menginspirasi banyak anak muda. Dia pernah berkata “Harus ada pengorbanan besar untuk sebuah cita-cita yang besar”. Dia mempunyai visi yang jelas untuk masa depannya. Oleh karena itu, demi cita-citanya yang besar, ia relah mengorbankan beberapa pencapaiannya untuk menggapai apa yang telah ia tetapkan. Satu kata kunci yang ia pegang: “Mantapkan Langkah Pertama”.

Banyak anak muda di zaman sekarang punya potensi besar, namun enggan untuk mengambil langkah pertama. Segudang harapan dimimpikan dan ingin dicapai, tetapi realitanya tidak berani melangkah dan mengambil keputusan. Kita tidak berani mengambil resiko, oleh karena itu tidak bisa memantapkan langkah pertama. Padahal langkah pertama sangat penting untuk langkah-langkah selanjutnya. Tanpa langkah pertama tidak akan pernah ada langkah kedua dan langkah seterusnya. Firman Tuhan berkata “Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan” (Yeremia 29:11). Jadi, apa lagi yang perlu kita ragukan, segeralah mantapkan langkah pertamamu. Gapailah cita-citamu, dan percayalah Tuhan pasti menyertai.

Soli Deo Gloria.
by. I.Y.K

0 komentar:

Dí lo que piensas...