Jumat, 31 Mei 2019

Kunci Supaya Bersukacita


"Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."
(1 Tesalonika 5:16-18)

     Kalau dikatakan bersukacita, mungkin ketika dalam kondisi yang tidak berkekurangan dan senang, bisa lebih mudah mengekspresikannya. Tetapi apakah dalam kondisi yang sebaliknya kita masih bisa bersukacita ? Ketika kita sakit dan kekurangan apakah kita masih bisa bersyukur dan berdoa ? 

Firman Tuhan mengatakan kita harus bersukacita.Tetapi tidak mungkin kita bisa bersukacita kalau hati kita masih selalu mengeluh. Kunci agar bisa bersukacita adalah berdoa dan bersyukur. Bagaimana caranya kita bisa berdoa dan mengucap syukur dalam kondisi yang sakit dan kekurangan, bukankah sama saja ? Caranya penyerahan penuh, ijinkan Kristus yang bertahta dalam hati kita. Alkitab mengatakan Kristus datang supaya kita mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan (Yoh.10:10b) Kelimpahan yang dimaksud adalah kemampuan untuk bisa mengucap syukur dan berdoa meski dalam kondisi apapun. Oleh karena itu kita harus menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi. Ketika kita menerima Yesus, kita diberi  kuasa. Kuasa untuk mampu menghadapi masalah apapun dalam kehidupan.

Hal yang sangat penting  juga yaitu Roh Kudus  berdiam  dalam  hati kita. Roh Kudus yang kemudian  menuntun  hidup kita hari lepas hari. Sukacita kita pun menjadi penuh karena Roh Kudus.

Pertanyaannya, sudahkah Kristus bertahta dalam hatimu ?

Soli Deo Gloria.


2 komentar:

riedel jacobis.com

mantaapp. . . terus publikasikan tulisanmu brother

Idul Yasri Koyongkam

Terima kasih kak. Sementara belajar menulis secara teratur.🙏

Dí lo que piensas...