Rabu, 29 Mei 2019

Kehidupan Dinamis Tetapi Prinsip Tetap

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Roma 12:2)

Saya melihat musim panas semakin dekat. Dedaunan sudah banyak yang berguguran. Daun yang dulunya hijau, kini semakin menguning.

Sama halnya dengan kehidupan manusia,  kita sering mengalami perubahan musim kehidupan. Adakalanya senang, adakalanya sedih. Kadang tertawa, kadang juga kita meneteskan air mata. Mengapa itu semua harus terjadi ? Karena hidup manusia bersifat dinamis. Jaman dulu berbeda dengan jaman sekarang, begitu pula dengan jaman yang akan datang. Namun apakah kita harus ikut jatuh, ketika perubahan musim tersebut ? Ataukah walau terjadi perubahan di musim-musim kehidupan, kita tetap berdiri tegak dan tidak kehilangan jati diri ?

Tuhan berkenan agar hidup kita menjadi teladan dan berkat dalam setiap musim kehidupan. Janganlah kehilangan identitas sebagai pengikut Kristus, tetapi jangan juga kaku dalam perubahan jaman.

Soli Deo Gloria.

0 komentar:

Dí lo que piensas...