Rabu, 11 November 2020

Melayani Lebih Sungguh

"Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati." (Roma 12:1)


        Capek? Harus keluar uang? Kadang merasa tidak dihargai? Waktu menjadi berkurang? Atau bahkan diminta memerankan peran yang tidak disukai? Kalau mau jujur beberapa hal ini mungkin sedang kita alami saat ini, ketika sedang melayani Tuhan. Tapi bagaimana jika pertanyaan ini kita balik. Bagaimana jika Tuhan merasa capek memberi kita nafas hidup? Bagaimana kalau Tuhan tidak memberkati usaha kita? Bagaimana jika Allah tidak datang menebus dosa kita, oleh karena Ia tidak mau memerankan peran sebagai manusia? Bukankah jika pertanyaan ini yang ditanyakan, maka kita tidak ada apa-apanya, dan malahan hidup kita tidak berarti?


        Hai anak muda, hidup hanya singkat. Walaupun kamu ganteng, cantik, kaya, kuat, terkenal, pada akhirnya juga yang kamu tinggalkan hanya batu nisan bertuliskan identitas dan tanggal kematian. Karena itu berikan hidupmu untuk melayani Tuhan dengan lebih sungguh. Persembahkan diri kita sebagai persembahan yang hidup dan kudus bagi Tuhan. Selamat melayani dan tetap semangat.


Soli Deo Gloria

by. IYK

0 komentar:

Dí lo que piensas...