Perkembangan
zaman, sering diikuti juga dengan perkembangan istilah dan singkatan dalam
bahasa yang digunakan orang-orang pada zaman tersebut. Bahkan dalam rentang
beberapa tahun saja, muncul singkatan-singkatan baru yang kemudian menjadi populer
di tengah masyarakat. Salah satu singkatan yang muncul dan sangat pupuler saat ini
yakni BUCIN atau Budak Cinta. Singkatan ini merujuk pada
laki-laki atau perempuan yang begitu tergila-gila akan cinta pasangangnya. Karena
tergila-gila dengan cinta, orang tersebut bahkan relah melakukan apa saja demi
orang yang dia cintai. Seseorang yang menjadikan dirinya budak cinta merupakan
orang yang memperhambakan dirinya pada hawa nafsu seksualitas. Cinta (Eros) menjadi dominan dan menguasai orang-orang seperti ini. Alkitab berkata “Mengapa
kamu membangkitkan dan menggerakkan cinta sebelum diingininya?” (Kidung Agung
8:4).
Yesus Kristus telah memerdekakan kita dari dosa, sehingga
kita tidak boleh hidup dalam perbudakan nafsu atau keiinginan daging.
Firman Tuhan berkata: “Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba
kebenaran” (Roma 6:18). Karena kita telah dimerdekakan dari dosa, maka hidup
kita pun harus ditaklukan pada kebenaran. Oleh karena itu firman Tuhan berkata:
“Kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba
kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan” (Roma 6:19). Dengan demikian hidup kita tidak lagi dijadikan ”Bucin” manusia
tetapi hamba Allah. Pertanyaannya, apakah kita mau terus jadi “Bucin” atau
bertobat dan menjadi Hamba Kebenaran?
Soli Deo Gloria
by. I.Y.K


2 komentar:
Ini adalah perjuangan berat seorang muda untuk mempertahankan hidupnya sesuai dengan kebenaran.
Dí lo que piensas...