Selasa, 07 Januari 2020

aku, kau, dan DIA

“Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain." (Yohanes 15:17)

            Cinta sejati adalah cinta yang berdasarkan kasih. Dan kasih yang sejati hanya di dapat melalui Allah yang adalah kasih. Alkitab berkata: “…Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia”[1]. Jadi agar kita bisa memiliki cinta yang sejati maka kita harus memiliki Allah yang adalah kasih itu. Namun kita perlu menyadari bahwa kita harus melewati proses panjang untuk membangun cinta sejati itu.

Di dalam membangun cinta yang sejati kita memerlukan pribadi ketiga. Akan tetapi pribadi ketiga itu adalah DIA (Allah). Cinta sejati adalah cinta segitiga antara aku, kau, dan DIA (Allah). Anda mencintai pasangan karena Allah, dan karena Allah juga maka pasangan Anda mencintai Anda. Jadi Allah adalah dasar dari hubungan itu. Kiranya Allah dimuliakan melalui hubungan kita. Soli Deo Gloria.




[1] 1 Yohanes 4:16b

0 komentar:

Dí lo que piensas...